My name is MAULIDIA

Kamis, 15 April 2010

DESAIN ORGANISASI

. ORGANISASI SEBUAH
PANDANGAN UMUM
Organisasi adl sebuah entitas sosial yang
dikoordinasikan secara sadar,dengan batasan
yang relatif dapat diidentifikasikan, dan bekerja
atas dasar relatif terus menerus untuk mencapai
suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.
( Robin.1994)
Struktur organisasi menetapkan bagaimana
tugas akan dibagi,siapa melapor pada siapa,
dan mekanisme koordinasi yang formal serta
pola interaksi yang akan diikuti.
Desain organisasi
Desain organisasi adalah merupakan sisi lain
dalam manajemen organisasi dalam arti suatu
organisasi dalam pelaksanaannya dapat
dikoordinasikan untuk mencapai tujuan. Dengan
perkataan lain meskipun sudah ada struktur
yang mempolakan mekanisme kerjanya akan
DESAIN ORGANISASI.
Organisasi adalah unik seperti sidik jari. Masing-masing mempunyai struktur yang berbeda, meskipun ada unsur intinya yang sama. Oleh karena itu merancang pola hubungan kerja dan merancang tindakan atau mendesain organisasi dilandasi oleh adanya unsur intidalam suatu organisasi.
Unsur-unsur inti dalam organisasi menurut Henry Mintzberg ada 5 yaitu:
1. The operating core/ unsur pelaksana yaitu pegawai yang melakukan pekerjaan dasar berhubungan dengan produksi & jasa.
2. The strategic apexunsur strategis pimpinan puncak yg bertanggung jawab terhadap keseluruhan organisasi.
3. The middle lineunsur kelompok menengah para pimpinan yang menjadi penghubung kelompok pelaksana dengan kelompok strategis.
4. The techno structureunsur kelompok analis yg bertanggung jawab pada adanya SOP (standard operating prosedure )
5. The support staffunsur kelompok orang-orang yang mengisi unit staff yang memberi jasa pendukung tidak langsung pada organisasi
Pentingnya desain organisasi
Mencapai keunggulan kompetitif.
Mengacu pada kontingensi
Memanajemen perbedaan/diversity
Peningkatan effisiens
Peningkatan motivasi
Pengendalian lingkungan
Penyempurnaan koordinasi dan motivasi
Mengembangkan strategi implementasi
STRATEGI SEBAGAI
PENYEBAB STRUKTUR
1. Strategi adalah
penentuan tujuan dasar
jangka panjang dan
sasaran sebuah
organisasi serta
penerimaan dari
serangkaian tindakan
maupun alokasi sumber-
sumber yang dibutuhkan
untuk melaksanankan
pencapaian tujuan tsb.
tetapi diperlukan rancangan kegiatan dalam
setiap pelaksanaan kerjanya agar dapat
dikoordinasikan untuk mencapai tujuannya.
2. Ukuran organisasi
Ukuran organisasi sebagai faktor kedua penentu
stuktur organisasi. Ukuran organisasi
meyangkut besarnya organisasi yang dilihat dari
jumlah anggota organisasi.
Jumlah anggota atau ukuran organisasi akan
berpengaruh pada kompleksitas organisasi baik
horizontal maupun vertikal. Ukuran juga
berpengaruh pada formalisasi dan sentralisasi.
Semakin besar organisasi semakin tinggi
formalisasi dan semakin besar ukuran
organisasi semakin rendah sentralisasi.
3. Teknologi
Teknologi sebagai penentu struktur yang ketiga. Teknologi merujuk pada informasi,peralatan, teknik, dan proses yang dibutuhkan untuk merubah masukan menjadi keluaran dalam organisasi. Namun ukuran teknologi ada beberapa macam misalnya sederhana, tepat guna dan canggih; rutin dan non rutin; maupun sederhana, kompleks dan sangat kompleks.
Ada kecenderungan teknologi rutin mempunyai dampak pada tingkat formalisasi yang tinggi namun tingkat kompleksitasnya cenderung rendah, sementara itu tingkat sentralisasinya cenderung tinggi.
Pada sisi lain teknologi non rutin menuntut spesialisasi yang banyak sehingga kompleksitasnya cenderung tinggi sementara itu tingkat controlnya membutuhkan keleluasaan dan fleksibiltas yang tinggi berarti formalisasinya cenderung rendah dan pembuatan keputusan memungkinkan pendelegasian yang berarti sentralisasirendah.
4. Lingkungan
  • Lingkungan organisasi menunjuk semua faktor yang berada di luar organisasi dan yang berpengaruh ataupun dipengaruhi oleh organisasi
  • Menurut penelitian Burns & Stalker dalam lingkungan yang stabil struktur organisasi cenderung mengarah pada struktur mekanistik yang dicirikan oleh kompleksitas, formalisasi, dan sentralisasi yang tinggi. Pelaksanaan tugas rutin sangat menggantungkan pada perilaku yang diprogramkan,dan relatif lamban dlm menanggapi keadaan yang tidak dikenalnya. Demikian pula pada lingkungan yang bergejolak terjadi yang sebaliknya struktur organisasi mengarah pada struktur organis.
  • Burns & Stalker yakin bahwa struktur yang efektif yang dapat menyesuaikan dengan lingkungannya. Menggunakan desain mekanistik untuk lingkungan yang stabil dan organis yang lingkungannya bergejolak.


REFERENSI:http://www.scribd.com/doc/28801223/teori-organisasi ATAU Drs. Susartono,SU

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

tolong beri comment"y yah
thx.... ^^