My name is MAULIDIA

Kamis, 31 Maret 2011

TUGAS KARANGAN ILMIAH




BAB 1

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Seiring dengan kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan mengakibatkan permasalahan di bidang kesehatan berkembang kompleks. Di samping itu meningkatkan pendidikan masyarakat secara keseluruhan dan kesadaran masyarakat tentang pelaksanaan kesehatan.

Jika dianalisa kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan yang telah dicapai dewasa ini, seharusnya semakin memberi kepuasan untuk hidup sehat sehingga menghasilkan ketenangan dan kebahagian yang lebih bayak kepada individu dalam hidupnya. Akan tetapi, kenyataan taklah demikian,individu dan keluarga masih diliputi oleh berbagai macam permasalahan-permasalahan akibat kurangnya pengetahaun tentang kebersihan lingkungan serta hidup yang sehat dan kebiasaan yang menunjang syarat kesehatan, salah satunya adalah radang akut saluran pernapasan atas yang disebabkan oleh infeksi jasad renik atau bakteri,dan virus.

1.2. Tujuan Penulisan

Adapun tujuan penulisan ini adalah sebagai berikut:

1.Tujuan Umum Memperoleh gambaran pelaksanaan kesehatan masyarakat yang sesuai dengan fungsi ilmu kesehatan

2.Tujuan Khusus

Agar masyarakat lebih memahami dan mengetahui seberapa penting kesehatan bagi kehidupan kita baik secara jasmani maupun rohani.

1.3.Batasan Masalah

Masalah yang akan diuraikan dalam penulisan karangan ilmiah harus dibatasi agar tidak menyimpang dari pokok permasalahan dan penulisan karangan ilmiah ini hanya membahasa tentang kesehatan lingkungan.

1.4. Metode Penulisan

Dalam penulisan karya tulis ini untuk memperoleh data-data yang dibutuhkan penulis menggunakan beberapa metode penulisan sebagai berikut:

1.Studi Kepustakaan : yaitu penulis membaca buku-buku dan kumpulan mata pelajaran yang berkaitan dengan penelitian ini.

2.Studi Kasus: yaitu observasi langsung terhadap keluarga melalui kunjungan rumah.

BAB 2

PEMBAHASAN

Pada bab ini penulis membahas tentang kesenjangan yang penulis temukan dengan cara membandingkan antara konsep dasar kesehatan keluarga dengan kasus yang kami dapatkan dalam keluarga Tn.”S” di Jln Tuna kelurahan binanga.

Dalam melaksanaan asuhan kesehatan keluarga sebelumnya telah dilaksanakan pendekatan proses kesehatan keluarga dengan 4 tahap yaitu: pengkajian, perencanaan, implementasi dan avaluasi.

2.1. Pengkajian

Pengkajian adalah dasar dalam kesehatan. pengumpulan data yang akurat dan sistimatis dalam merencanakan diagnosa kesehatan keluarga. Pada saat melakukan pengkajian, penulis mendapatkan data dari keluarga melalui wawancara dan observasi.

1.Kesehatan lingkungan

Berdasarkan teori kebersihan dan sanitasi lingkungan yang sehat yaitu dari luas bangunan ,luas lantai, tidak tergenang dan tidak menimbulkan bau, pakaian bersih dan peralatan rumah tangga tertata rapi, yaitu tempat samah dalam keadaan tertutup,dan keadaan air minum memenuhi syarat kesehatan ( Soekidjo Notoadmojo, 2003 Ilmu Kesehatan Masyarakat )

Setelah dilakukan pengkajian pada keluarga Tn. “S” ditemukan perabot dan alat rumah tangga tidak tertata rapi, yaitu kamar mandi dan WC milik umum nampak kotor dan berbau.

Terjadi kesenjangan antara teori dan kasus sehingga dikatakan lingkungan rumah keluarga Tn.”S”belum memenuhi syarat kesehatan, hal ini di sebabkan kerena kurang menyadari dan ketidakmampuan keluarga memandang pentingnya kesehatan lingkungan bagi keluarga.

2. Ketidak sanggupan Mengambil Tindakan kesehatan yang tepat disebabkan karena :

a. Tidak mengerti mengenai sifat berat dan luasnya masalah

b. Masalah tidak begitu menonjol

c. Keluarga tidak sanggup memecahkan masalah karena

kurang pengetahuan , dan kurangnya sumber daya keluarga

d. Tidak sanggup memilih tindakan diantara beberapa pilihan.

e. Takut dari akibat tindakan

f. Sikap negatif terhadap masalah kesehatan

g. Fasilitas kesehatan tidak terjangkau.

h. Kurang percaya terhadap petugas dan lembaga kesehatan.

2.2. Perencanaan

Didalam membuat rencana penulisan melibatkan keluarga , hal ini perlu adanya kerja sama sehingga tindakan yang dilakukan berdampak positif. Perencanaan meliputi perumusan tujuan yang berorientasi pada kesehatan keluarga . perencanaan yang perlu dibahas antara lain :

1. Berpusat pada tindakan yang dapat memecahkan atau meringankan masalah yang sedang dihadapi.

2. Merupakan hasil atau suatu proses yang sistematika dan telah dipelajari dengan pikiran yang logis

3. Berkaitan dengan masalah kesehatan yang diidentifikasikan

4. Rencana kesehatan keluarga berhubungan dengan masalah yang ada

5. Rencana kesehatan merpakan cara untuk mencapai tujuan

2.3. Inflementasi

Beberapa tindakan yang penulis telah lakukan pada Tn.”S”adalah sebagai berikut :

a.Memberikan penyuluhan tentang kesehatan lingkungan.

b.Memotifasi keluarga Tn.”S”untuk membawa anaknya untuk dibawa kepuskesmas atau kerumah sakit

c.Memotifasi keluarga Tn. “S” untuk memelihara kebersihan rumah dan sekitarnya.

D. Evaluasi

Evaluasi diharapkan bertujuan untuk apakah tindakan kesehatan yang telah diberikan tercapai atau tidak, berdasarkan buku ( Nasrul Evendi Halaman 58,tahun 1998 ) ada 3 kriteria yang digunakan sebagai tolak ukur dalam evaluasi, yaitu :

a. Kriteria keberhasilan

b. Standar kesehatan

c. Perubahan perilaku

Berdasarkan evaluasi ditemukan bahwa keluarga mampu mengerti syarat-syarat lingkungan yang sehat, dampak yang timbul dari lingkungan yang tidak sehat dan keluarga berjanji akan menjagah lingkungan tetap bersih.

Masalah ini hanya sebagian teratasi disebabkan karena untuk merubah perilaku kesehatan anggota keluarga memerlukan waktu yang cukup lama dan sumber – sumber dalam tiap-tiap keluarga berbeda – beda.

BAB 3

PENUTUP

3.1. Kesimpulan

Motivasi kepada masyarakat khususnya keluarga binaan ,agar keluarga mampu mengenal masalah kesehatan,mampu merawat anggota keluarga yang sakit,mampu memanfaatkan sumber dari masyarakat guna memelihara kesehatan dan memelihara lingkungan rumah yang dapat mempengaruhi kesehatan dan perkembangan pribadi anggota keluarga sehingga dapat mencapai tujuan kesehatan keluarga .

Berdasarkan tujuan yang telah di simpulkan oleh penulis ,maka penlis dapat kesimpulan sebagai berikut :

1. Setelah melakukan pengkajian terhadap keluarga Tn”S”,Penulis memperoleh data yang mengarah pada anggota keluarga Tn”S” yaitu kurang menjaga kebersihan lingkungan sehingga kesehatan keluarga tidak terjaga yang di sebabkan kerena :

a. Ketidaktahuan mengenal masalah kesehatan Keluarga

b. Ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit.

2. Dalam melakukan asuhan kesehatan keluarga Tn”S”dengan anggota keluarga yang mengalami Masalah Kesehatan Lingkungan,penulis mampu memberikan solusi untuk mengatasi masalah-masalah yang di hadapi anggota keluarga.

3. Setelah melakukan pengkajian dan observasi / pengamatan keluarga Tn”S”.penulis melihat berbagai masalah di luar dan di dalam lingkungan rumah anggota keluarga Tn”S”dengan masalah lingkungan rumah yang tidak memenuhi syarat kesehatan :

a. Kurangnya Pengetahuan Keluarga mengenai pentingnya Lingkungan Sehat

b. Keluarga kurang menyadari pentingnya lingkungan sehat.

3.2. Saran

1. Diharapkan agar keluarga binaan mampu mengenal masalah kesehatan,mampu merawat anggota keluarga yang sakit dan mampu menggunakan sumber dimasyarakat guna memelihara kesehatan,serta mengembangkan perilaku hidup sehat yang telah dianjurkan melalui pembinaan dan penyuluhan oleh penulis.

2. Hendaknya waktu yang digunakan di perpanjang guna keefektifan evaluasi yang di laksanakan .

3. Hendaknya menggunakan pendekatan secara sistematis untuk mengidentifikasi kesehatan secara tepat.

LAMPIRAN TABEL








Daftar pustaka

KESEHATAN KELUARGA Tn”S” DENGAN ANGGOTA

KELUARGA An”S” DAN Ny”S” KEBERSIHAN LINGKUNGAN SEKITAR

RUMAH YANG TIDAK TERPELIHARA


JUDUL : KESEHATAN LINGKUNGAN

TUGAS : BAHASA INDONESIA

Referensi : http://ucoekhy.blogspot.com/



Sabtu, 26 Februari 2011

Pengalaman Pertama Menganalisis Sistem

Pengalaman pertama menganalisis system

Pertama kali saya menganalisis sistem sebenarnya saya mengalami kesulitan karena di perintahkan untuk membuat program.Secara saya belum pernah mendapatkan basic untuk membuat program dari SMA, karena belum di ajarkan di SMA saya .Akhirnya saya meminta bantuan kepada teman saya yang sudah ahli dalam bidang tersebut (program).

Ketika itu saya banyak di berikan tugas-tugas untuk menganalisis system dari dosen maupun kakak praktikan pada saat saya praktikum. Sebenarnya saya kurang memahami dari tugas tersebut oleh karena itu saya meminta bantuan kepada teman saya yang sudah ahli,akhirnya teman saya mau membantu saya membuat tugas tersebut dan saya diajarkan juga oleh teman saya. setiap kenaikan tingkat ternyata program yang diajarkan berbeda lagi.dan saya mengalami kesulitan karena yang awal saja saya belum paham di tambah lagi yang baru. walaupun seperti itu saya berusaha untuk bisa untuk mengerjakan tugas yang diberikan dosen maupun kakak asisten.

Minggu, 24 Oktober 2010

Java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek yang dikembangkan oleh Sun Microsystems sejak tahun 1991. Bahasa ini dikembangkan dengan model yang mirip dengan bahasa C++ dan Smalltalk, namun dirancang agar lebih mudah dipakai dan ­platform independent, yaitu dapat dijalankan di berbagai jenis sistem operasi dan arsitektur komputer

  • Library Kelas Sangat Lengkap [rujukan?], Java terkenal dengan kelengkapan library (kumpulan program program yang disertakan dalam pemrograman java) yang sangat memudahkan dalam penggunaan oleh para programmer untuk membangun aplikasinya. Kelengkapan library ini ditambah dengan keberadaan komunitas Java yang besar yang terus menerus membuat library-library baru untuk melingkupi seluruh kebutuhan pembangunan aplikasi.
  • Garbage Collection, memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga programmer tidak perlu melakukan pengaturan memori secara langsung.
Dimana Java diaplikasikan
  • J2ME (Pada perangkat bergerak)
  • J2EE sekarang menjadi JEE (Pada Web based Aplication)
  • Java Card (pada penggunaan Smart Card)
  • DLL

Java bersifat Neutral Architecture karena:
Compiler java menghasilkan kode yang netral terhadap seluruh arsitektur mesin komputer yang sering disebut sebagai Java bytecode
Aplikasi pada komputer umumnya adalah native code yang berarti sangat disesuaikan dengan arsitektur mesin
Java Virtual Machine (JVM) yang akan menginterpretasikan kode-kode bytecode kedalam native code mesin tersebut


OOP (Object Oriented Programming - Pemrogram Berorientasi Objek) yang artinya semua aspek yang terdapat di Java adalah Objek. Java merupakan salah satu bahasa pemrograman berbasis objek secara murni. Semua tipe data diturunkan dari kelas dasar yang disebut Object. Hal ini sangat memudahkan pemrogram untuk mendesain, membuat, mengembangkan dan mengalokasi kesalahan sebuah program dengan basis Java secara cepat, tepat, mudah dan terorganisir.





Referensi:
http://ricqysta.blogspot.com/2010/07/pemrograman-berorientasi-objek-java.html

http://ebook.stmik-abg.ac.id

Kamis, 27 Mei 2010

MOUSE

Mouse (komputer)

Dalam komputasi , seorang (jamak tikus mouse, mouse, atau perangkat mouse.) merupakan perangkat penunjuk yang berfungsi dengan mendeteksi dua-dimensi gerak relatif untuk mendukung permukaannya. Secara fisik, mouse terdiri dari suatu obyek yang diselenggarakan di bawah salah satu tangan pengguna, dengan satu atau lebih tombol (Meskipun tombol tradisional biasanya bundar atau persegi, tikus musim semi modern daerah-dimuat dari permukaan atas mereka yang beroperasi aktif saat menekan ringan.) Kadang-kadang fitur elemen lain, seperti "roda", yang memungkinkan pengguna untuk melakukan berbagai tergantung pada sistem operasi, atau tombol tambahan atau fitur yang dapat menambah kontrol yang lebih atau input dimensi. mouse's motion biasanya diterjemahkan ke dalam gerak sebuah kursor pada layar , yang memungkinkan untuk mengontrol denda Graphical User Interface .

Nama mouse berasal di Stanford Research Institute dan berasal dari kemiripan model awal yang memiliki kabel menempel pada bagian belakang perangkat (yang menunjukkan ide ekor) ke umum mouse .

Yang pertama dipasarkan terintegrasi mouse - dikirim sebagai bagian dari komputer dan ditujukan untuk navigasi komputer pribadi - datang dengan Xerox 8010 Star Information System pada tahun 1981. Namun, mouse yang relatif tetap tidak jelas sampai munculnya Apple Macintosh ; pada tahun 1984 PC kolumnis John C. Dvorak acuh komentar pada rilis ini komputer baru dengan tikus: "Tidak ada bukti bahwa orang-orang yang ingin menggunakan hal-hal ini.

mouse A sekarang dilengkapi dengan komputer yang paling pribadi dan mereka secara luas tersedia untuk pembelian terpisah.

Teknologi


File: Datar trackball.jpg
dunia pertama trackball ditemukan oleh Tom Cranston, Fred Longstaff dan Kenyon Taylor bekerja di Royal Canadian Navy's Datar proyek pada tahun 1952.Itu menggunakan standar Kanada lima-pin bowling bolaBukan dipatenkan, karena merupakan proyek militer rahasia.

File: Mouse-hak paten-englebart-rid.png
Dari kiri ke kanan: roda lagu Menentang oleh Engelbart, Nov 1970, US Patent 3.541.541 . Bola dan roda oleh Rider, September 1974, US Patent 3.835.464 . Ball dan dua rol dengan musim semi oleh Opocensky, Oktober 1976, US Patent 3.987.685


File: Firstmouseunderside.jpg
Mouse komputer pertama, yang diselenggarakan oleh penemu Douglas Engelbart , memperlihatkan roda yang membuat kontak dengan permukaan kerja


File: SmakyMouseAG.jpeg
Sebuah Smaky mouse, sebagai diciptakan di EPFL oleh Jean-Daniel Nicoud dan André Guignard

mouse pertama pada tahun 1963 dengan bantuan rekannya Bill bahasa Inggris . Engelbart tidak pernah menerima royalti untuk itu, sebagai patennya berlari keluar sebelum menjadi banyak digunakan di komputer pribadi.

Penemuan mouse hanya sebagian kecil yang jauh lebih besar proyek Engelbart, yang bertujuan untuk menambah kecerdasan manusia.

Sebelas tahun sebelumnya, Royal Canadian Navy telah menemukan trackball menggunakan Kanada lima-pin bowling bola sebagai user interface untuk mereka Datar sistem.

Beberapa lainnya percobaan menunjuk-perangkat yang dikembangkan untuk Engelbart's On-Line System ( NLS ) dieksploitasi gerakan tubuh yang berbeda - misalnya, kepala-mount perangkat yang melekat pada dagu atau hidung - tapi akhirnya mouse menang karena kesederhanaan dan kenyamanan. Mouse pertama, perangkat besar (digambarkan) menggunakan dua roda gigi saling tegak lurus: rotasi setiap roda diterjemahkan ke dalam gerakan sepanjang satu sumbu .Engelbart menerima paten US3541541 pada tanggal 17 November 1970 untuk sebuah XY Posisi "Indikator Sistem Tampilan.Pada waktu itu, Engelbart dipertimbangkan bahwa pengguna akan terus mouse terus menerus pada satu tangan dan jenis pada lima kunci keyset akord dengan yang lain. Konsep ini diawali pada abad ke-19 oleh telautograph , yang juga mengantisipasi mesin faks .


Referensi: